Mantap !!! Hari Lahir Pancasila Yang Ke 81 Pemuda Pancasila MPC Kabupaten Cianjur Gelar Penanaman 1000 Pohon Dan Santunan Anak Yatim Di Cirumput Cugenang

Warta Desa
Senin, 01 Juni 2026, Senin, Juni 01, 2026 WAT
Last Updated 2026-06-01T06:18:32Z

CIANJUR – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari Lahir Pancasila yang ke-81 di Kabupaten Cianjur. Keluarga besar Pemuda Pancasila MPC Kabupaten Cianjur bersama Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, menggelar kegiatan penanaman 1.000 pohon sekaligus penyerahan santunan anak yatim di Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Senin (1/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari dibuka dengan salam khas: Assalamualaikum Wr. Wb... Merdeka... Pancasila Abadi... Pancasila Abadi... Pancasila Abadi... Pekikan semangat kebangsaan itu menggema di wilayah yang dikenal sebagai salah satu sumber mata air terbesar bagi Kota Cianjur.

Ketua panitia pelaksana, Bayu Maulana Pamungkas, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Instruksi MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat terkait pelaksanaan penanaman 1.000 pohon serentak di seluruh MPC se-Jabar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila.

"Sekali layar terkembang, surut kita berpantang. Kami bergerak tidak sekadar seremonial, tetapi wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ke-3 dan ke-5," ujar Bayu di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur, H. Endi Cahyadi, memaparkan bahwa kegiatan serupa secara serentak dilaksanakan di 20 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

"Ini adalah gerakan kolektif kader Pancasila di seluruh Jawa Barat. Cianjur hari ini menjadi bagian dari sejarah hijau untuk masa depan daerah," jelasnya.

Hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur beserta Sekretaris Dinas, Ketua Karang Taruna Kabupaten, Ketua KNPI Cianjur, CEO PT Putra Guna Karya, Ketua APDESI Kabupaten Cianjur, Ketua KADIN Cianjur, Camat Kecamatan Cugenang, perwakilan Kapolsek Cugenang, perwakilan Danramil Cugenang, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Cugenang, serta kader Pemuda Pancasila.

Dalam sambutannya, Bupati Cianjur dr. Muhammad Wahyu Ferdian menekankan urgensi penghijauan yang berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa aksi tanam pohon tidak boleh berhenti pada peringatan hari besar semata.

"Sebetulnya ini akan kita lakukan di berbagai tempat di Cianjur, bukan hanya hari ini saja. Ke depannya akan terus kita lakukan penghijauan di seluruh wilayah Cianjur. Tetapi saat ini, diperingatinya di Cirumput, kita akan mengingatkan bahwa pohon ini adalah sumber kehidupan kita, sumber air kita," tegas Bupati.

Bupati Wahyu Ferdian menyoroti posisi strategis Desa Cirumput sebagai kawasan resapan air vital bagi wilayah Cianjur kota. Ia mengingatkan ancaman krisis air jika kelestarian pohon tidak dijaga.

"Cirumput terkenal sebagai sumber air kita yang mengaliri Cianjur kota paling besar. Sumber air itu akan hilang kalau kita tidak menjaga pohon yang menjadi sumbernya, menjaga tanah, lalu menahan air. Karena ini adalah masa depan Kabupaten Cianjur. Bagaimana kita bisa mewariskan ini agar terus berlimpah di saat anak-anak kita besar nanti," paparnya dengan nada penuh kepedulian.

"Pohon itu banyak manfaatnya: menjaga kontur tanah, menjaga sumber air, menjaga ekosistem. Menanam pohon bukan pilihan, tapi kebutuhan. Kita harus terus menanam pohon di Cianjur," tegasnya.

Selain penanaman pohon, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim yang berasal dari sekitar Kecamatan Cugenang. Pemberian santunan ini dimaknai sebagai wujud kepedulian sosial dan pengamalan sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

H. Endi Cahyadi menambahkan bahwa kombinasi antara aksi lingkungan dan aksi sosial sengaja dipilih untuk menegaskan bahwa Pemuda Pancasila hadir tidak hanya dalam aspek kebangsaan, tetapi juga kemanusiaan dan kelestarian bumi.

"Santunan anak yatim adalah bentuk nyata bahwa cita-cita Pancasila menjangkau semua lapisan. Sementara menanam pohon adalah investasi untuk generasi yang akan datang," pungkasnya.

Kepala Desa Cirumput, Beni Irawan, menjelaskan bahwa desanya merupakan penghasil air terbesar di Cianjur. Oleh karena itu, penghijauan menjadi prioritas utama di wilayah zona 1, zona 2, hingga zona 3.

"Kami bukan hanya menanam kali ini saja. KNPI juga menanam di sini, desa juga di tempat yang berbeda. Kalau dari sini diperkirakan ke atasnya ada 3 kilometer lagi. Di sini sifatnya simbolis, tetapi intinya kegiatan ini pasti akan bermanfaat bukan hanya untuk warga Cirumput saja, tapi untuk seluruh warga Cianjur, karena ini adalah zona resapan air. PDAM ada di bawah, sementara kami berada di posisi zona 2," jelas Beni.

"Kami berharap masyarakat bisa menjaga pohon yang kami tanam supaya bisa dirawat dengan baik. Ini pasti manfaatnya sangat luar biasa untuk kehidupan kita di masa depan," pungkasnya.***Ca***

TrendingMore