CIanjur, Wartadesa – Anggota DPR RI Komisi VIII, Isfhan Taufik Munggaran, menegaskan perbaikan data desil kesejahteraan masyarakat masih dapat dilakukan apabila ditemukan ketidaksesuaian dengan kondisi sebenarnya. Langkah ini penting agar bantuan sosial tepat sasaran.
Hal itu disampaikan Isfhan saat kegiatan Diseminasi Program Prioritas Presiden Tahun 2026 Kementerian Sosial RI di Desa Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Selasa (27/10/2026).
Ia meminta masyarakat berkoordinasi dengan pemerintah desa, TNI-Polri, pendamping PKH, dan tokoh masyarakat untuk membantu memverifikasi data yang dinilai tidak sesuai.
"Kita harus cek dan luruskan data agar bantuan tepat sasaran," ujar Isfhan.
Kepala Desa Gekbrong, Dadang Hikmat Sudarni, S.Sos., mengatakan ketidaksesuaian data desil kerap menjadi keluhan warga. Menurutnya, terdapat masyarakat yang dinilai membutuhkan bantuan, tetapi tercatat dalam desil lebih tinggi sehingga tidak memperoleh bantuan sosial.
Kegiatan tersebut dihadiri 175 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari total 267 KPM PKH yang terdaftar di Desa Gekbrong, beserta unsur pemerintah desa, TNI-Polri, pendamping PKH, dan tokoh masyarakat.
Isfhan juga mengingatkan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam pendataan serta mengimbau masyarakat menjaga kerahasiaan data pribadi agar tidak disalahgunakan.(CA)
