BANDUNG, Wartadesa - Cabang olahraga soft tenis menyumbangkan medali emas pertama bagi kontingen Kabupaten Cianjur pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Atlet soft tenis, Tio Juliandi Hutauruk, berhasil mengalahkan lawannya, M Hemat Bhakti Anugrah, atlet dari Kabupaten Bogor pada babak final tunggal putra di Lapang Tenis Taman Maluku, Kota Bandung, Sabtu (7/11/2026) pagi.
Sebelum mencapai babak final, pada penyisihan 1, Tio mendapatkan bye. Selanjutnya Tio melaju ke babak penyisihan 2 melawan Dea Rivadi Rachman.
Pada babak perempat final, Tio berhasil mengalahkan petenis Kabupaten Garut, Raden Wisam Salman Ibnu Zaini, hingga melaju ke babak semifinal.
Di babak semifinal, Tio berhadapan dengan Andre Wisnu Adi, petenis dari Kabupaten Bogor. Tio berhasil menumbangkan Andre hingga melaju ke babak final.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cianjur, Beny Rustandi, mengaku bangga sekaligus terharu atas perolehan medali emas pertama bagi kontingen Kabupaten Cianjur pada ajang Porprov XV Jawa Barat. Hasil ini tentu menjadi motivasi bagi KONI terus mendorong cabor lainnya bisa mengoleksi medali emas untuk mendongkrak peringkat seperti yang sudah ditargetkan.
"Tentunya kami bangga, senang, dan terharu atas raihan medali emas pertama ini. Pecah telur bagi Kabupaten Cianjur dari cabang olahraga soft tenis nomor tunggal putra atas nama Tio Juliandi Hutauruk," kata Beny, Sabtu (7/11/2026).
Beny menaruh harapan bagi cabor lainnya bisa mempersembahkan perolehan medali emas bagi kontingen Kabupaten Cianjur. Sehingga, target peningkatkan peringkat pada Porprov XV Jawa Barat 2026 bisa terwujud.
"Tentu harapannya kita bisa kembali mendapatkan medali emas cabor-cabor yang sedang dan akan bertanding," pungkasnya.
Pada Porprov XV Jawa Barat 2026, cabor soft tenis sudah menyumbangkan dua medali yakni emas atas nama Tio Juliandi Hutauruk pada nomor tunggal putra dan medali perunggu pada nomor ganda putra atas nama Tio Juliandi Hutauruk yang berpasangan dengan Yusril Azhar Permana.
Medali perunggu
Pada cabor lainnya, para atlet Kabupaten Cianjur juga menyumbangkan medali perunggu. Antara lain cabor muaythai yang sudah menyumbangkan tiga medali perunggu masing-masing atas nama Muhamad Raehan Gaisan Permadi pada kelas combat 43 kilogram putra, Muhammad Syarip Hidayatulloh yang turun di kelas cultur wikru, dan Nabila Syahwarani Hakim di kelas combat 57 kilogram putri.
Cabor muaythai masih berpeluang
mendapatkan medali emas menyusul lolosnya Cataleya Agnie Fauzi ke babak final yang akan berlangsung Sabtu (7/11/2026).
Perolehan medali perunggu juga disumbangkan atlet judo putri, Dimatricia Jeanny Wijarnako. Turun pada nomor Kyu -63 kilogram, Dimatricia hanya butuh waktu beberapa detik mengalahkan pejudo putri Kota Sukabumi, Aretha Faustina Mulyana, dengan nilai Ippon.
Pertandingan berlangsung di GOR Indoor B Komplek GOR Pajajaran Kota Bogor, Jumat (6/11/2026). Cabor judo masih berpeluang menambah lagi medali. Pada Sabtu (7/11/2026) masih ada sejumlah atlet yang akan berlaga.
Cabor ekshibisi
Pada cabang olahraga ekshibisi savate, atlet Rama Faturrachman yang turun pada kelas 79 kilogram berhasil menyumbangkan medali emas usai mengalahkan lawannya pada partai final yang digelar di Kota Bandung, Sabtu (31/10/2026). Medali emas juga disumbangkan tim putra cabor kabaddi kategori three star putra. (Humas dan Media KONI Cianjur)
