CIANJUR Wartadesa – Dalam upaya preventif menekan angka kecelakaan, Satlantas Polres Cianjur menggelar pemeriksaan mendadak (ramp check) kendaraan angkutan umum dan barang di Terminal Pasir Hayam Jebrod, Selasa 10 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari puncak Operasi Keselamatan Lodaya 2026 yang memasuki hari ke-9.
Pemeriksaan yang melibatkan Unit Narkoba Polres Cianjur, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan ini fokus pada tiga aspek utama: kelayakan teknis kendaraan, kesehatan fisik dan mental pengemudi, serta kelengkapan dokumen.
Kompol Iwan Setiawan, S.H., M.H., Kabag Ops Polres Cianjur, menegaskan bahwa operasi ini bersifat pencegahan.
"Kami tidak hanya menindak, tetapi lebih mengedepankan upaya pencegahan. Dengan memastikan kendaraan laik jalan, pengemudi sehat dan bebas narkoba, serta dokumen lengkap, kami berharap risiko kecelakaan dapat diminimalisir," jelas Iwan di lokasi pemeriksaan.
Kompol Iwan pun menjelaskan Hasil pemeriksaan terhadap 14 unit kendaraan (bus dan angkutan barang) menunjukkan kondisi yang cukup baik secara teknis. Kabar baik juga datang dari hasil tes urine dan pemeriksaan kesehatan, di mana tidak satupun pengemudi terindikasi menyalahgunakan narkoba.
"Tim gabungan masih menemukan sejumlah pelanggaran administrasi ringan, seperti masa berlaku KIR yang habis dan pengemudi yang belum mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM). Terhadap pelanggaran ini, petugas lebih memberikan pembinaan dan peringatan keras agar segera dilengkapi."Jelasnya
Selain pemeriksaan operasi ini juga diisi dengan edukasi langsung kepada pengguna jalan. Petugas membagikan helm secara simbolis kepada pengendara roda dua yang kedapatan tidak mengenakannya, disertai imbauan untuk selalu mematuhi peraturan keselamatan.
"Kami apresiasi kesadaran para pengemudi. Hasil tes urine yang bersih dari narkoba adalah indikasi positif. Ini harus kita jaga bersama," tambah Kompol Iwan.
Ia juga berharap kolaborasi ini dapat terus menurunkan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Cianjur.
" Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin dan insidental. Rencananya, jelang arus mudik Lebaran, pemeriksaan akan diperluas ke Po - Po atau perusahaan otobus untuk memastikan kesiapan kendaraan dan pengemudi yang akan melayani perjalanan jarak jauh."pungkasnya***Ca**

