Parah !!!! 20 Siswa Diduga Keracunan Makanan MBG, 20 Siswa Alami Gangguan Kesehatan

Warta Desa
Selasa, 27 Januari 2026, Selasa, Januari 27, 2026 WAT
Last Updated 2026-01-27T08:17:42Z



CIANJUR, Wartadesa – Suasana belajar di Sekolah Dasar Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, mendadak berubah mencekam. Sebanyak 20 siswa dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan MBG pada Selasa (27/1/2026).

Sejumlah siswa mengeluhkan gejala mual, pusing, hingga diare tak lama setelah mengonsumsi makanan tersebut. Kondisi itu membuat pihak sekolah dan orang tua panik hingga akhirnya para siswa dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.

Aparat kepolisian membenarkan adanya peristiwa tersebut. Penanganan awal dilakukan di puskesmas setempat dengan pengawasan ketat dari petugas medis dan kepolisian. Hingga kini, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih ditelusuri.

Kapolsek Kadupandak, AKP Deden Hermansyah, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam dan belum dapat menyimpulkan sumber kejadian.

“Memang benar ada siswa SD di Wargasari yang mengalami keracunan. Untuk penyebabnya masih kami dalami,” ujarnya.

Menurutnya, kepolisian terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan serta pihak terkait untuk memastikan kondisi para siswa sekaligus menelusuri faktor pemicu kejadian.

Sementara itu, Kepala Desa Wargasari, Juanda, menyebut jumlah siswa terdampak bertambah berdasarkan data terakhir. Dari total 20 siswa, dua orang harus dirujuk ke RSUD Pagelaran, sedangkan 18 siswa lainnya menjalani perawatan di Puskesmas Kadupandak.

Juanda mengungkapkan, berdasarkan informasi awal di lapangan, dugaan sementara mengarah pada makanan MBG yang disuplai dari Dapur SPPG Gandasari. Namun, ia menegaskan bahwa informasi tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.

“Belum bisa dipastikan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari pihak berwenang,” katanya.

Hingga saat ini, aparat kepolisian bersama tenaga kesehatan masih melakukan pendalaman. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak berspekulasi sembari menunggu keterangan resmi dari instansi terkait.***Der/Ca***

TrendingMore