CIANJUR, WARTADESA -Dinding berlubang dan atap bocor menjadi pelindung seadanya bagi Uman (56), lansia sebatang kara di Kampung Pupungkuran, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.
Di tengah keterbatasan ekonomi, ia harus bertahan hidup seorang diri di gubuk tak layak huni. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Uman hanya mengandalkan pekerjaan serabutan di ladang milik orang lain.
Tanpa keluarga yang mendampingi, hari-harinya dijalani dalam keprihatinan. Saat hujan turun, atap yang bocor tak mampu menahan air. Dinding berlubang pun membuat angin dan dingin bebas masuk ke dalam gubuknya.
Kondisi Uman akhirnya mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur. Pada Jumat (16/10/2026), BAZNAS Cianjur menyambangi kediaman Uman untuk melihat langsung kondisi kehidupannya.
Kunjungan dipimpin langsung Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Cianjur, H Muhammad Toha,S.Ag., bersama jajaran perwakilan lainnya.
Selain memastikan kondisi tempat tinggal, BAZNAS juga menyalurkan bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Uman.
H.Muhammad Toha mengatakan, kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Cianjur untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama lansia sebatang kara dan warga yang tinggal di rumah tidak layak huni.
"Kami melihat langsung kondisi Pak Uman yang sangat memprihatinkan. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban beliau. Kami juga akan kaji bantuan lanjutan, termasuk untuk perbaikan rumahnya," ujarnya.
Warga sekitar berharap perhatian terhadap Uman tidak berhenti pada bantuan sesaat, melainkan berlanjut pada perbaikan tempat tinggalnya agar lebih layak dan aman untuk dihuni.(CA)
