Waduh !!! Sungai Cisarua Warisan Sampah yang Tak Kunjung Usai

Warta Desa
Senin, 19 Oktober 2026, Senin, Oktober 19, 2026 WAT
Last Updated 2026-10-19T03:37:54Z
 
CIANJUR, Wartadesa - Di tepian Sungai Cisarua, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, tumpukan sampah bukan sekadar masalah kebersihan. Ini adalah warisan kelalaian yang diwarisi dari generasi ke generasi. Bau busuk yang menyengat, aliran air yang tersumbat, hingga air yang mencemari saluran masjid  semuanya menjadi bukti nyata bahwa penanganan persoalan ini belum pernah menyentuh akarnya.
 
Pemerintah desa sempat menutup lokasi pembuangan. Namun solusi yang dangkal hanya menghasilkan pengulangan yang sama. Sampah tidak hilang, ia hanya berpindah sedikit dari tebing pinggir sawah ke sekitar jembatan, lalu meluber kembali ke aliran sungai.
 
Usup, warga RT 04 RW 05, menyampaikannya dengan kepasrahan yang menyayat hati.
 
"Sudah dari dulu, dari kakek-nenek lah, udah turun-temurun," ujar Usup di lokasi, Senin (19/10/2026).
 
Pengakuan ini mengungkapkan hal yang paling mengkhawatirkan membuang sampah di sungai telah menjadi kebiasaan yang dianggap lumrah, bukan pelanggaran yang harus diubah.
 
Dan yang paling jujur namun paling pahit untuk diterima pelakunya bukan orang asing dari luar desa.

Hal senada di sampaikan Didin warga RT 02,  ia menegaskan sumber masalah itu ada di tengah masyarakat itu sendiri.
 
"Yang buang sampah ya warga sini juga,"  katanya singkat 
 
Sampah di Sungai Cisarua bukan sekadar urusan kebersihan. Ini adalah soal kesadaran, tanggung jawab, dan keberanian mengakui bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Selama tidak ada langkah nyata yang menyentuh akar masalahnya, generasi mendatang akan tetap mewarisi sungai yang penuh sampah persis seperti yang dialami kakek-nenek mereka dulu.

TrendingMore