Wow Gawat !!! Sisi Lain SE Bupati Nomor 400.7/X/2026 Pengamat Peneliti INSIDE Asep Adang Kurnia Bilang Salah Hitung Ini Penjelasannya !!!!

Warta Desa
Jumat, 07 Agustus 2026, Jumat, Agustus 07, 2026 WAT
Last Updated 2026-08-07T10:00:25Z

Cianjur, Wartadesa - Efek dari keluarnya SE bupati nomor 400.7/X/2026 tentang pemberhentian pelaksanaan universal Health Coverage dan penonaktifan kepesertaan jaminan kesehatan nasional yang didaftarkan oleh  pemerintah daerah kabupaten cianjur yang terkesan lembut, normatif dan seakan evaluatif memiliki sisi lain yang "angker" Jumat 07/08/26.

Dalih evaluasi rutin yang menuturkan bahwa program ini harus tepat sasaran, kemudian ini hasil konsolidasi data berkala yang hanya mencoret penduduk yang sudah tidak memenuhi syarat seperti meninggal dunia, pindah domisili, di cover anggaran lain, bahkan berubah status menjadi keluarga yang tidak lagi miskin.

Ini Merupakan alasan yang tidak logis. Evaluasi tiap bulan dilakukan tapi dampak terhadap jumlah kepesertaan menurun drastis bahkan hilang lebih dari separuh tepatnya 448.118 jumlah warga yang dinonaktifkan. Efeknya tidak sedikit warga yang sedang proses berobat menjadi terhenti dan harus mengurus hal administratif. Jelas ini merugikan dan menyulitkan masyarakat.

Dalam keterangan tertulisnya Asep Adang Kurnia Mpd, menjelaskan sejak diberlakukannya SE tersebut pihaknya mendapat informasi 63 pasien terdampak. Dan nampaknya ini akan terus bertambah

"Alasan lain yang membuatnya menggelitik adalah agar bantuan nya tepat sasaran. Lah terus selama ini tidak tepat kah??? 448.118 jiwa x 35.000 an/ bulan.klo alasan ini mau digunakan, harusnya ada hasil audit dulu, siapa pada masa lalu yang bertanggung jawab. Apakah dinas teknis dalam hal ini dinkes keliru menghitung sehingga keputusan sebelumnya menimbulkan kerugian negara."Jelasnya 

Adang juga mengatakan IPM Kabupaten Cianjur paling rendah se -Jawa Barat.

"Rasanya tidak mungkin dalam hitungan beberapa bulan masyarakat menjadi naik status menjadi sejahtera dalam jumlah yang signifikan sedangkan IPM Kabupaten Cianjur masih paling rendah se -Jawa Barat."Pungkasnya***CA***
Asep Adang Kurnia Mpd
(Peneliti INSIDE)

TrendingMore