Keterlaluan !!! Di Duga Limbah SPPG Cemarin Sungai Warga Mekargalih Ciranjang Dansektor 6 Citarum Harum Langsung Sidak !!!

Warta Desa
Rabu, 16 September 2026, Rabu, September 16, 2026 WAT
Last Updated 2026-09-16T10:34:38Z
Cianjur, Wartadesa - Berkat Laporan masyarakat.Dansatgas sektor 6 Citarum Harum melakukan sidak ke Yayasan Raudhatul Zanah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG ) di Kampung Cibogo Desa Mekargalih Kecamatan Ciranjang yang di duga limbah Dapur tersebut mencemari Sungai Cisokan Cibogo. Rabu 16 /09/26

Sidak ini dilakukan atas laporan warga yang terlihat limbah SPPG mencemari Sungai yang mengalir ke pemukiman warga masyarakat sekitar, informasi yang di himpun sebagian warga menggunakan air sungai tersebut.
Dansektor 6 Citarum Harum Kolonel Inf Jhonson mangasitua Sitorus mengatakan sidak ini berkat laporan masyarakat adanya limbah SPPG dibuang ke sungai.

"Saya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada kegiatan salah satu sppg namanya yayasan Raudhatul Zanah di daerah mekargalih kecamatan Ciranjang kabupaten Cianjur, karena masyarakat agak keberatan karena limbahnya itu langsung dibuang ke sungai Ciranjang ini namanya sungai Cibogo cisokan  ya tadi pagi saya bawa tim satgas dari Citarum Harum sektor 6 Cianjur untuk memeriksa langsung dan ternyata memang nyata bahwa limbah itu langsung dibuang ke sungai dan sppg ini sudah operasional kurang lebih 9 bulan."ucapnya

Kolonel juga menjelaskan bahwa Sppg tersebut pernah di sidak oleh pihak DLH.

"Keterangan yang kami dapatkan darinkepala.sppg nya  bahwa ini sebenarnya sudah pernah disidak oleh rekan-rekan dari DLH sudah dikasih warning untuk diperbaiki Ipalnya hingga saat ini belum ada eksen, saya sangat kecewa sementara masyarakat ber keinginkan kebersihan dijalur - jalur sungai yang ada dijawa barat terutama di cianjur tapi kenyataan nya seperti ini.salah satu SPPG ini menurut saya sudah keterlaluan  ."jelasnya 

Ia juga akan berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Cianjur dan yang pasti Satgas Sektor 6 Citarum harum mungkin akan melaporkan hal ini ke Satgas yang ada di Bandung dan akan ada perhatian  khusus terhadap SPPG ini ya supaya bisa membenahi pipanya maupun yang lainnya.


Masih lanjut JM Sitorus , masih banyak sppg dari jumlah  kurang lebih 325 dapur yang masih nakal.

"Kalau menurut kami ya mohon maaf dengan banyaknya sppg kami dapat informasi di Kabupaten Cianjur sebanyak kurang lebih ada 325 sppg, memang saya dapat informasi masih ada juga Sppg yang nakal-nakal tapi karena padatnya kegiatan mungkin secepatnya kami akan sidak lagi kemudian untuk penegakan hukumnya  kami akan berkordinasi dengan DLH Kabupaten maupun daerah provinsi."Tandasnya 

Sementara itu pemilik SPPG dan Yayasan Raudhatul Zanah  melalui PIC Hesti menuturkan dengan adanya sidak ini akan menjadi evaluasi pihak dapur.

"Kami sangat berterima kasih karena sudah dikontrol ini akan menjadi evaluasi pihak kami apa yang menjadi kekurangan dan di benahi kedepannya bagaimana dan harus bagaimana,.adapun kita akui adanya kekurangan terutama di Ipal itu , kemarin adanya kesalahan dalam prosedur penanganan pembersihan Ipal dan salah satu pipa peralonnya terlepas sehingga terjadilah limbah itu langsung keluar menuju sungai padahal setiap pagi juga suka dibersihkan oleh para relawan."ucapnya 

Hesti juga menjelaskan bahwa ini pernah di sidak DLH kemudian sedang ada proses PBG. 

"Kita pernah didatangi oleh pihak DLH dan kemudian sekarang sedang proses PBG otomatis harus di DLH dan segala macamnya Kekurangan terutama di Ipal itu nah kemarin mungkin ada kesalahan prosedur dalam penanganan apa namanya pembersihan Ipal jadi ada salah satu pipa terlepas."ucapnya 


Ia juga mengatakan sudah ada 2 minggu yang lalu dan memang sudah disarankan untuk pindah,

"Rencana mau pindah itu udah agak lama cuman kita terkendala di negosiasi dengan pemilik lahan kebetulan sekali hari ini baru selesai jadi hari Sabtu besok itu kita mau prores pemindahan Ipal dan akan ada perbaikan langsung."katanya

"Setelah ini kita mau eksekusi untuk persiapan karena pemindahan Ipal DLH nya kemarin itu menyarankan bahwa harus konsultasi dulu dengan pihak DLH pembangunan intalansinya karena dihitung debet airnya di intalansi ada kolam - kolam penampungan harus sesuai ukuran dan berapa lahan yang akan disiapkan, kita akan konsultasi dulu, kami akan benahi minggu ini silahkan bisa di Cek."Pungkasnya***CA***

TrendingMore