Cianjur,Wartadesa - Enam orang alami keracunan usai pesta 'minuman setan' atau minuman keras oplosan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Bahkan empat diantaranya meninggal dunia dan dua lainnya masih menjalani perawatan intensif.
Informasi yang dihimpun , kejadian itu bermula ketika dua korban yakni DTA (29) dan R (24) yang berkunjung ke rumah temannya di Desa Cibadak Kecamatan Cibeber Cibeber, Kamis (17/9/2026).
Di rumah milik SA (20), keduanya kemudian mengajak untuk menenggak miras oplosan yang dibawanya usai melayat dari Bandung.
Pada saat itu, tiga korban lainnya yang tidak lain merupakan gadis remaja yakin F (16), V (16), dan Z (16) turut datang dan turut menenggak minuman oplosan tersebut.
"Minuman tersebut dibawa oleh DTA dan R. Setelah menenggak minuman tersebut, keduanya pulang ke Bogor. Sedangkan empat korban lainnya melanjutkan meminum miras yang dibawa DTA dan R," ujar Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi, Selasa (22/9/2026).
Namun, dua hari berselang, enam orang yang menenggak miras oplosan tersebut mulai merasakan mual, pusing, dan nyeri. Bahkan beberapa diantaranya mengalami kejang.
Menurutnya dua korban yakni SA dan RB meninggal dunia pada Sabtu (19/9/2026). Esoknya dua korban lainnya yaitu DTA dan remaja perempuan F meninggal dunia.
"Total korban meninggal akibat miras oplosan tersebut ada empat orang. Salah satunya perempuan yang masih remaja," kata dia.
Sementara itu, Z dan V saat ini tengah menjalani perawatan intensif. "Untuk dua korban lainnya berhasil selamat, tapi kondisinya kerap menurun sehingga memerlukan perawatan intensif di rumah sakit," kata dia.
Alexander mengatakan, pihaknya masih menyelidiki sumber minuman oplosan yang merenggut nyawa empat orang di Cianjur.
"Kami masih dalami apa jenis minuman keras yang dikonsumsi, termasuk kandungan di dalamnya. Sebab dua orang yang pertama membawa minuman tersebut meninggal dunia, sedangkan korban selamat juga tidak mengetahui asal minuman tersebut,"pungkasnya***Ca***
